Bersyukurlah...bahwa kita masih
Saling mendengarkan dan berkata
Bersyukurlah bahwa kita masih memijakkan kaki
Di atas bumi menghirup nafas alam-Nya
Chorus:
Memandang ke atas langit...takjubkan hati
Merendahkan jiwa ini...dan terilhami
Seperti (teduh) sepasang mata malaikat
Yang turut mengisi isi bumi
Tak ubahnya desir angin yang menerpa (menerjang)
Kekosongan dan kesunyian hati
May 1, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment